Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

[Info] Berapa Tagihan Microsoft ke FBI?

#1
KOMPAS.com - Selama ini Microsoft ternyata mengenakan biaya untuk setiap data yang ingin diinvestigasi oleh Badan Penyelidik Federal Amerika Serikat, FBI. Hal tersebut terungkap dalam sebuah dokumen yang diungkap oleh kelompok peretas Syrian Electronic Army (SEA).

SEA adalah kelompok peretas yang sering menyerang website dan akun jejaring sosial perusahaan-perusahaan barat. Kepada Daily Dot, SEA menyerahkan sejumlah dokumen yang berhasil diretas dari akun email Microsoft untuk diperiksa.

Salah satu dokumen tersebut ternyata berupa invoice atau surat tagihan dan email antara divisi Global Criminal Compliance Microsoft dengan unit FBI yang bernama Digital Intercept Technology Unit (DITU).

Dokumen invoice dengan format PDF tersebut dikirim oleh Microsoft kepada pihak FBI melalui email pada Desember 2013 lalu. Di dalam invoice tersebut Microsoft menulis biaya 145.100 dollar AS yang dipecah-pecah lagi menjadi 100 dollar AS untuk setiap informasi yang diminta FBI.

Pada bulan Agustus 2013 Microsoft juga mengirim email yang sama, kali ini jumlah tagihan Microsoft adalah 352.200 dollar AS, dengan rata-rata biaya 200 dollar AS per data yang diminta FBI.

Invoice terakhir yang dikirim Microsoft adalah pada November 2013, dengan jumlah tagihan sebesar 281 ribu dollar AS.[Image: 1000225invoice-mei780x390.jpg]
Juru bicara Microsoft menulis dalam sebuah email bahwa menurut undang-undang yang berlaku di AS, perusahaan boleh meminta biaya atas informasi data yang diminta kepada mereka. "Demi penegakan hukum, maka tidak ada yang luar biasa tentang hal ini," demikian ujar juru bicara Microsoft.

Microsoft juga telah mengatakan bahwa biaya yang ditagihkan hanya sebagian kecil dari biaya sesungguhnya yang dikeluarkan Microsoft terkait permintaan itu. Artinya, mereka mengaku tidak mengambil untung dari penagihan tersebut.

Dan memang, menurut pengamat hukum di AS, praktik tersebut dianggap wajar saja. Hal yang lebih menarik para pengamat adalah, dokumen tersebut menunjukkan seberapa seringnya pemerintah melakukan pengawasan dan meminta data pengguna.

DITU sendiri diketahui meminta data dari Microsoft ratusan kali tiap bulannya. Pemerintah AS ternyata bisa meminta data hanya dengan melalui sebuah email.
Reply
#2
Nyomot data aja ditagih argh: Masa iya Mikocok gak ngambil untung cpedeh:
Reply
#3
wah parah menjual data pelanggan
Reply
#4
Mikocok masa gk dapet untung?
gk percaya ane gan?
wkwkwkwk
Reply
#5
Waduh ga di Indo ga di luar tetep di "duit"in ya hukum
cyberwarezcp, proud to be a member of ForNesia Family since Apr 2014.
Reply
#6
Ya wajar lah jual beli kek gitu.
Kalo gw jadi microsoft, gw charge lebih gede tuh harusnya ketawaaa
Reply
#7
gede amat itu
duit segitu mah ane beliin vps 1 tahun
Reply
#8
hehe mantap walalupun dinegara tersebut.. hukum sewa tetap ada.
[Image: images.jpg]
Kuliah bukan jurusan IT, tp tertarik belajar bahasa pemrograman.

Thanks Fornesia.
Reply
#9
Data pelanggan di jual berarti ya...?
Wah....
Reply
#10
pantesan nih bosnya microsoft tambah kaya mulu
dieraxz, proud to be a member of ForNesia Family since Mar 2014.
Reply
#11
ane gak tau mana yang bener sih pihak microsoft atau agen pemerintahan
tapi apapun suatu saat akan terungkap juga mana yang bener
AVI
Reply
#12
Oh gitu, baru tau ane. Makin untung dong mikocok, kalo data FB dijual dapat berapa triliun dolar ya?

wkwk:
Reply
#13
brti yg pda mke mikocok ori datany tlh di setor kpd fbi
Reply
#14
Alesan aja, ni.
Biar keliatan legal.
Padahal dah ada NSA, tinggal pencet langsung dapet data user ketawaaa
Reply
#15
Permainan pengusaha ama pemerintah ini mah.
Reply
#16
microsoft untung bgt gan ._.
Reply
#17
waduh komersil juga si mikocok, sampai data user aja diperjual belikan
Reply
#18
microsoft dan google sama saja, suka ngintip privasi pengguna produk mereka.
Reply
  


Possibly Related Threads…
Thread Author Replies Views Last Post
  INFO Microsoft Lumia 935 Diperkuat Kamera 31MP Arpra99 27 6,819 06-24-2015, 06:03 AM
Last Post: siddoto