Current time: 08-21-2018, 01:58 PM Stay in touch via Twitter Facebook RSS Feed
Ada Baiknya anda baca Peraturan Forum ForNesia Disini Dan Disitu Sebelum Terlambat!
System Registration Forums Mulai Kedepan Sewaktu waktu akan Di Tutup.
Silahkan Dibaca Mengenai Auto Pruning User . Agar tidak ada pertanyaan lagi tentang kehilangan akses forum.



[Info] Pengertian RIP (Routing Information Protocol)

09-02-2015 03:03 PM Pengertian RIP (Routing Information Protocol)
#1


KampretTamvfan Away
Banned
Banned

Posts: 34
Joined: Aug 2015

FCoin: 1.00ƒc
[Image: RIPv1-1.jpg]



RIP (Router Information Protocol) adalah Routing protokol yang menggunakan algoritma distance vector, yaitu algortima Bellman-Ford. Pertama kali dikenalkan pada tahun 1969 dan merupakan algoritma routing yang pertama pada ARPANET. Versi awal dari routing protokol ini dibuat oleh Xerox Parc’s PARC Universal Packet Internetworking dengan nama Gateway Internet Protocol. Kemudian diganti nama menjadi Router Information Protocol (RIP) yang merupakan bagian Xerox network Services.
RIP yang merupakan routing protokol dengan algoritma distance vector, yang menghitung jumlah hop (count hop) sebagai routing metric. Jumlah maksimum dari hop yang diperbolehkan adalah 15 hop. Tiap RIP router saling tukar informasi routing tiap 30 detik, melalui UDP port 520. Untuk menghindari loop routing, digunakan teknik split horizon with poison reverse. RIP merupakan routing protocol yang paling mudah untuk di konfigurasi.

RIP Memiliki 3 Versi
1. RIPv1 merupakan bagian dari distance vektor yang mencari hop terpendek atau router terbaik,rip versi 1 juga merupakan class pul routing.
2. RIPv2 merupakan bagian dari distance vektor yang mencari hop terpendek atau router terbaik,rip versi2 juga merupakan class list routing.
3. RIPng


Kelebihan RIP
1. Menggunakan metode Triggered Update.
2. RIP memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi routing.
3. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update).
4. Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan.


Kekurangan RIP
1. RIP tidak memiliki informasi tentang subnet setiap route.
2. RIP tidak mendukung Variable Length Subnet Masking (VLSM).
3. Ketika pertama kali dijalankan hanya mengetahui cara routing ke dirinya sendiri (informasi lokal) dan tidak mengetahui topologi jaringan tempatnya berada
4. Hop CountRIP menghitung routing terbaik berdasarkan hop count dimana belum tentu hop count yang rendah menggunakan protokol LAN yang bagus, dan bisasaja RIP memilih jalur jaringan yang lambat.
5. Hop Count Limit RIP tidak dapat mengatur hop lebih dari 15. Hal ini digunakan untuk mencegah loop pada jaringan.
6. Classful Routing Only RIP menggunakan classful routing ( /8, /16, /24 ). RIP tidak dapat mengatur classless routing.
(This post was last modified: 09-02-2015 03:05 PM by KampretTamvfan.)




Possibly Related Threads...
Thread: Author Last Post
  Pengertian dan fungsi BGP (Border Gateway Protocol) KampretTamvfan 09-02-2015 04:22 PM
Last Post: KampretTamvfan
  [Info] Pengertian dan fungsi gateway KampretTamvfan 09-01-2015 04:32 PM
Last Post: KampretTamvfan

Search thread:


[-]
Advertisement