Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

[Info] Peralatan-Peralatan Canggih Yang Tak Lama Lagi Mengubah Dunia

#1
Quick Battery Rechargeable

[Image: storedot-charge-the-phone-battery-in-30-....jpg?w=640]

Menggunakan teknologi nano untuk mensintesis molekul buatan, perusahaan di Tel Aviv StoreDot mengaku telah mengembangkan sebuah baterai yang dapat diisi dengan cepat dan menyimpan daya jauh lebih tinggi. Baterai tersebut bertindak seperti spons super padat yang dapat menghisap daya dan menyimpannya.

Salah seorang investor StoreDot adalah miliarder Rusia, Roman Abramovich, yang juga pemilik klub terkenal Inggris, Chelsea. Perusahaan memperoleh dana US$ 48 juta melalui dua sumber, termasuk dukungan dari sebuah perusahaan ponsel terkemuka. Myersdorf menolak menyebutkan nama perusahaan tersebut, tapi ia mengatakan perusahaan itu berasal dari Asia.

Inovasi baterai baru itu berdasarkan pada nanodots, semacam molekul peptide bio-organik. Nanodots mengubah cara sebuah baterai dalam menyerap dan menyimpan listrik.Tak cuma handphone, baterai yang diklaim bisa terisi penuh hanya dalam 30 detik ini tersebut dapat digunakan pada mobil listrik. Meskipun prototipe baterai tersebut masih terlalu gemuk untuk ukuran sebuah ponsel, StoreDot optimistis baterai tersebut akan tersedia untuk ponsel pada 2016.


Air Umbrella

[Image: payung-air-umbrella.jpg]

Payung ini desainnya berubah total – hadir `tanpa atap` – di bagian atasnya menyemburkan udara (angin) deras untuk melindungi pengguna dari air hujan. Air Umbrella atau “payung angin / udara” merupakan invisible umbrella alias payung tak terlihat, yang mengeluarkan aliran udara untuk `melawan` derasnya air hujan. Dengan demikian, saat Anda membuka payung inovatif ini Anda tak akan lagi mengganggu orang di sekitar.

Proyek yang dikembangkan oleh startup yang juga mengatasnamakan dirinya sebagai Air Umbrella ini berharap dapat merevolusi industri payung. Tujuannya adalah untuk merancang payung yang berbeda dari yang lain. Aliran udara pada payung ini akan menyembul ke atas untuk menangkis air hujan.

Mengutip laman Kickstarter, Air Umbrella tersedia dalam tiga varian: versi A memiliki panjang 30 cm, versi B 50 cm, dan versi C 50 hingga 80 cm. Sedangkan untuk masa pakai baterainya, baterai versi A dapat bertahan hingga 15 menit, sementara versi B dan C sekitar 30 menit.

Bagi yang tertarik, Anda bisa melakukan pemesanan awal di sini dengan harga mulai US$ 88 atau Rp 1 jutaan hingga US$ 108 atau sekitar Rp 1,3 juta. Ketika sudah beredar di pasaran, harga Air Umbrella naik menjadi US$ 128 atau Rp 1,5 jutaan hingga US$ 148 atau Rp 1,8 jutaan.

Baterai Berbahan Dasar Air

[Image: baterai-masa-depan-berbahan-dasar-air.jpg?w=640&h=320]

Tim ilmuwan dari University of Southern California (USC) mencari alternatif baterai organik bebasis air yang bebas dari isu mudah panas saat digunakan. Temuan ini diklaim lebih murah, lebih ramah lingkungan dan berpotensi untuk scaling up untuk digunakan dalam angin dan pembangkit listrik bertenaga surya karena dapat menyimpan energi yang lumayan besar.

Teknologi yang dikembangkan oleh tim USC merupakan baterai beraliran redux organik. Para peneliti menyebut hasil temuan ini serupa dengan yang dikembangkan untuk Helios drone bertenaga listrik oleh NASA. Cara kerja baterai yang mengandung bahan kimia elektroaktif ini memompa sel dan membagi membran untuk menghasilkan tenaga listrik.

Jumlah energi yang tersimpan tergantung seberapa besar kapasitas baterai itu sendiri. Baterai ramah lingkungan ini juga memiliki daya tahan lebih lama dibanding baterai lithium-ion dan varian lainnya.

“Baterai dapat bertahan hingga 5.000 kali pengisian ulang, tim peneliti memprediksi umurnya dapat bertahan hingga 15 tahun,” kata Sri Narayan, Profesor Kimia di USC Dornsife College of Letters, Arts, and Sciences, seperti dikutip laman Gizmag, Senin 30 Juni 2014.

Lebih lanjut Profesor Sri Narayan menjelaskan perbedaan baterai Lithium ion yang kualitasnya menurun setelah 1.000 kali isi ulang dan biaya untuk memproduksi satu buah baterai 10 kali lebih mahal.

Kunci utama yang menjadikan baterai ramah lingkungan yakni penggunaan bahan elektroaktif. Melalui serangkaian uji coba, peneliti mengembangkan senyawa organik teroksidasi yang disebut kuinon. Kuinon ditemukan pada tanaman, jamur, bakteri, dan beberapa hewan yang terlibat dalam proses fotosintesis dan respirasi selular.

Tim melihat teknologi sebagai sebuah bagian dari upaya menghemat biaya dan lingkungan. Kuinon saat ini diproduksi dari hidrokarbon aktif, bukan dari karbondioksioda. Sayangnya dalam penelitian ini, tim belum mengujicoba penggunaan baterai ramah lingkungan tersebut langsung ke perangkat pintar.
Reply
#2
kalo yang pertama keknya udah ada di pasaran deh buahaha
cuma mungkin dalem bentuk beda, yang ngecharge hape lebih cepet buahaha
mungkin nanti bakalan nongol versi batre nya buahaha
onoopoiki, proud to be a member of ForNesia Family since May 2014.
Reply
#3
(12-25-2014, 04:57 PM)onoopoiki Wrote: kalo yang pertama keknya udah ada di pasaran deh buahaha
cuma mungkin dalem bentuk beda, yang ngecharge hape lebih cepet buahaha
mungkin nanti bakalan nongol versi batre nya buahaha

itu ya gan, iklan hp yang di tipi, oplo smartphone buahaha
dwi_wahyu501, proud to be a member of ForNesia Family since May 2014.
Reply
#4
menuju zaman teknologi modern. tinggal orangnya aja sih, mau pake atau ga
Reply
#5
air umbrella

malah aneh ngeliatnya
mendingan payung biasa, kan bisa buat nyimpen katana sekalian (anak STM mode ON) hahaa
Reply
#6
Air umbrella
Enak juga liatnya kalo lagi hujan
Peggang tongkat doang ngga ada penutupnya keren
brxann, proud to be a member of ForNesia Family since May 2014.
Reply
#7
(12-28-2014, 04:36 PM)brxann Wrote: Air umbrella
Enak juga liatnya kalo lagi hujan
Peggang tongkat doang ngga ada penutupnya keren

biasanya ala kek ginian gak lama pakeknya soalnya baterenya suka ngedrop... memang lebih enak payung biasa Smile
Reply
#8
wireless charging ada nga gan, sama solar charging , kan hebat itu
Reply
#9
weleh2, jadi kaga sabaran nunggu product gituan muncul.. tp siap2 rogoh kocek yg kaga dikit kalo msh tahap perdana...
Reply
#10
lama2 besok ada payung hologram
alias kagak keliatan tuh payungnya
matabelo
AVI
Reply
#11
seiring kemajuan teknologi dan perkembangan jaman .
nantinya lahan pertanian semakin sempit .
jadi nanti orng kemana mana harus bawa infus ,buat cadangan makanan buahaha
Reply
#12
udah rame yang buat charging dock super cepet tuh
Reply
#13
wih batre dari bahan air mantep nih selain ramah lingkungan juga gampang nyari sumbernya kalo mau ganti aer
Reply
#14
wah yg pertama berguna banget, sayang nya hp ane gak bisa dilepas baterai nya
Reply
#15
nice inpoh gan (y)
batre nanodot ada kabar rilisnya kapan wkwk
dah males bw2 powerbank nih
Reply
#16
inovatif, untuk yg pertama super duper berguna untk dijaman serba gadget skrg...

sisanya juga oke punya, tapi harganya keknya gak oke nih wkwk..
Reply
#17
Air Umbrella keren gan, jadi gak repot nunggu payung kering kalo udah selesai dipake
Reply
#18
yang isi batere cuma 30 detik itu bikin ngiler
#AutoBuy
Reply
  


Possibly Related Threads…
Thread Author Replies Views Last Post
Thumbs Up daftar mata uang di dunia yang diprediksi akan anjlok KampretTamvfan 11 3,797 09-04-2015, 12:31 AM
Last Post: cah bagus
  Lewati Sumatera, Benda Angkasa Lintasi Langit Indonesia Lagi OneZeroID 5 1,938 07-02-2015, 03:08 PM
Last Post: emilly