Current time: 05-24-2018, 05:36 AM Stay in touch via Twitter Facebook RSS Feed
Ada Baiknya anda baca Peraturan Forum ForNesia Disini Dan Disitu Sebelum Terlambat!
System Registration Forums Mulai Kedepan Sewaktu waktu akan Di Tutup.
Silahkan Dibaca Mengenai Auto Pruning User . Agar tidak ada pertanyaan lagi tentang kehilangan akses forum.



NSA Mampu Menyadap 5 Milliar Handphone di Dunia Setiap Hari

06-28-2015 08:42 PM NSA Mampu Menyadap 5 Milliar Handphone di Dunia Setiap Hari
#1


haniEXID Away
Banned
Banned

Posts: 27
Joined: Apr 2015

FCoin: 1,484.50ƒc
Lembaga sandi negara Amerika Serikat, National Security Agency (NSA) disebut memiliki kunci untuk menyadap ponsel-ponsel di seluruh dunia. NSA memiliki enkripsi dari SIM card yang diproduksi oleh pabrik kartu SIM terbesar di dunia. Selain AS, lembaga agen rahasia Inggris, Government Communications Headquarters (GCHQ), juga disebut memiliki kunci enkripsi yang sama.

Kabar jika NSA dapat menyadap seluruh ponsel di dunia, muncul dari sebuah dokumen yang diberikan oleh whistleblower Edward Snowden kepada situs The Intercept besutan The First Look Media pada Kamis (19/2/2015) lalu. Seperti diketahui, Snowden adalah mantan karyawan kontrak NSA yang kini banyak membocorkan rahasia keamanan internet.

Menurut dokumen tersebut, dengan kunci enkripsi yang dimiliki, NSA dan GCHQ bisa melakukan penyadapan telepon tanpa terlebih dahulu membuat surat perintah, meminta izin dari perusahaan penyedia layanan komunikasi seluler, atau pihak pemerintah luar.

[Image: sadap-telpon.jpg?w=240&h=182]
NSA memiliki enkripsi dari SIM card yang diproduksi oleh pabrik kartu SIM terbesar di dunia yang memproduksi kartu SIM untuk operator-operator besar dunia bernama Gemalto,

Pabrikan kartu SIM terbesar yang dimaksud dalam dokumen itu adalah Gemalto, yang memproduksi kartu SIM untuk operator-operator besar, seperti Verizon, AT&T, Sprint, T-Mobile dan sebagainya. Kartu SIM buatan Gemalto tersebut juga dipakai oleh lebih dari 450 operator seluler di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dokumen tersebut juga menjelaskan dua cara yang sering digunakan oleh NSA dalam melakukan penyadapan, yaitu secara pasif dan aktif. Cara pasif digunakan dengan antena untuk menangkap data.

Walau perusahaan telekomunikasi menggunakan enkripsi di jaringan 3G, 4G dan LTE-nya, namun NSA telah memiliki kode dekripsi, sehingga bisa mendengar pembicaraan telepon atau membaca pesan SMS yang dikirim.

Sementara penyadapan aktif disebut lebih berisiko, karena memaksa pihak penyadap untuk memblokir jaringan 3G dan 4G, dan memaksa ponsel terhubung di jaringan 2G yang lebih rentan.

Dengan demikian, penyadap tidak perlu lagi melakukan dekripsi. Namun tindakan tersebut juga akan menimbulkan kecurigaan bagi yang menyadari. Karena itu, dengan memiliki kode dekripsi tersebut, maka NSA tidak perlu repot-repot memblokir jaringan 3G, 4G, atau LTE.

Salah satu solusi mencegah penyadapan adalah dengan menggunakan software keamanan pihak ketiga dalam ponsel, karena penambahan lapisan keamanan itu tidak bisa di-bypass oleh kode dekripsi, karena memiliki lapisan keamanan yang berbeda dari operator.

NSA Sadap 5 Miliar Ponsel Sehari


Dengan menyadap miliaran ponsel itu, NSA bisa mengetahui segala yang diinginkannya. Bagai aksi agen-agen rahasia dalan film Hollywood, dinas intelijen AS, National Security Agency (NSA) telah memata-matai hampir lima miliar ponsel di seluruh dunia setiap harinya! Hal tersebut terungkapkan oleh serangkaian dokumen dan wawancara dengan personel intelijen AS yang dituangkan dalam laporan The Washington Post.

Dengan menyadap miliaran ponsel itu, NSA bisa mengetahui segala yang diinginkannya. NSA mampu memetakan pergerakan tiap-tiap pengguna dan mencari tahu hubungan apa yang ada di antara para individu.

[Image: edward-snowden.jpg?w=240&h=260]
Edward Snowden

Dengan memantau wilayah-wilayah cakupan menara base transceiver station (BTS) yang terkoneksi dengan sinyal telepon, NSA bisa menelusuri lokasi sebuah ponsel, bahkan ketika fitur GPS sedang dimatikan dan pengguna tidak sedang menelepon atau berkirim pesan singkat.

Teknik matematika canggih kemudian mengungkap hubungan antar pengguna ponsel dengan mengkorelasikan pola pergerakan dari waktu ke waktu dan jutaan orang lain yang bersinggungan jalan dengan mereka.

Lagi-lagi mantan kontraktor NSA, Edward Snowden membocorkan rahasia, bahwa data dari hasil penyadapan ini kemudian disimpan dalam database raksasa berisi informasi lokasi dari “ratusan juta perangkat”. Disebutkan bahwa NSA tidak secara spesifik menarget ponsel milik warga negara AS sendiri, tapi informasi lokasi perangkat-perangkat tersebut tetap turut terlacak secara “tidak sengaja”.

Seorang manajer senior yang namanya dirahasiakan mengungkapkan bahwa NSA memperoleh data lokasi berjumlah sangat besar dengan menyadap jaringan kabel seluler yang tersebar di seluruh dunia. Sebelumnya, NSA pernah dilaporkan menyadap telepon 60 juta warga Spanyol dan 35 pemimpin negara di seluruh dunia termasuk Presiden Republik Indonesia, SBY.

Sadap-Menyadap AS Sejak Telegram Sampai Internet

Jika ada karyawan perusahaan telekomunikasi membeberkan isi pesan, hukumannya sangat berat. Namun itu tak berlaku bagi lembaga intelijen AS.

Biro Cipher (Cipher Bureau) yang dikenal sebagai Black Chamber, merupakan organisasi pertama di AS yang melakukan kegiatan kripto-analisis. Black Chamber sering disebut sebagai asal-muasal Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau National Security Agency (NSA), yang selalu menjadi sorotan publik.

Black Chamber didirikan pada 1919 setelah Perang Dunia-I. Para agen dilatih untuk memecahkan kode komunikasi dari pemerintah negara lain, ketika komunikasi elektronik di dunia masih mengandalkan telegraf.

Black Chamber yang didukung oleh Departemen Luar Negeri dan Departemen Perang AS, berhasil membujuk perusahaan penyedia layanan telegram terbesar di AS, Western Union, untuk memungkinkan pemerintah memantau komunikasi pribadi lewat kabel perusahaan.

Kala itu, ada peraturan di AS yang menjamin komunikasi elektronik. Jika ada karyawan perusahaan telekomunikasi yang membeberkan isi pesan, hukumannya sangat berat. Namun, peraturan itu memberi pengecualian pada Black Chamber sebagai asal-muasal National Security Agency (NSA).

Usia Black Chamber tak bertahan lama. Pada 1929, Departemen Luar Negeri AS menarik pendanaan, Angkatan Darat AS menolak menanggung seluruh dana, dan Black Chamber akhirnya ditutup.

Selama Perang Dunia-II, Signal Security Agency (SSA) didirikan untuk menangkap dan menguraikan komunikasi elektronik. Ketika Perang Dunia-II berakhir, SSA di re-organisasi sebagai Army Security Agency (ASA), dan berada di bawah kepemimpinan Direktur Intelijen Militer.

Pada tanggal 20 Mei 1949, semua kegiatan kriptolo-analisis terpusat di bawah sebuah organisasi nasional yang disebut Armed Forces Security Agency (AFSA). Namun, AFSA dinilai gagal mencapai tujuan intelijen.

source
(This post was last modified: 06-28-2015 08:44 PM by haniEXID.)
06-28-2015 08:54 PM RE: NSA Mampu Menyadap 5 Milliar Handphone di Dunia Setiap Hari
#2


jackbotol Away
[Anime Lovers]
Anime Lovers
***

Posts: 428
Joined: Apr 2014

Reputation:

FCoin: 7,315.56ƒc

pekerja IT NSA hebat brarti tuh bisa dekripsi semu jaringan yang ter enkripsi

This is VERDANA Font
06-28-2015 11:14 PM RE: NSA Mampu Menyadap 5 Milliar Handphone di Dunia Setiap Hari
#3


Fred7z Away
HunteR
HunteR
*

Posts: 14
Joined: Jun 2015

Reputation:

FCoin: 53.25ƒc
Pantas presiden kita & antek2nya gampang disadap! buahaha
06-30-2015 09:51 PM RE: NSA Mampu Menyadap 5 Milliar Handphone di Dunia Setiap Hari
#4


HappyPanda Away
HunteR
HunteR
*

Posts: 27
Joined: Apr 2015

Reputation:

FCoin: 2.00ƒc
Sepertinya tanpa sim card pun mamarika sudah bisa menyadap. Mungkin forum ini juga dalam pantauan, bisa juga akun medsos kita. Tak ada yang aman di dunia. ketawaaa




Search thread:


[-]
Advertisement