Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Resmi, Daftar SIM Card Wajib Pakai KTP
#1
[Image: e40ad92ad7a19b49f748f9aadf71c0c5.jpg]

(format pendaftaran berubah)


JAKARTA, KOMPAS.com - Operator-operator seluler mulai hari ini, Selasa (15/12/2015) memberlakukan peraturan registrasi bagi pembeli kartu prabayar.

"Mulai hari ini, masyarakat yang membeli kartu prabayar wajib menyerahkan (menunjukkan) kartu identitas, agar didata oleh penjual," ujar Ketua BRTI, Kalamullah Ramli di kantor Kemenkominfo, Jakarta.

Kartu identitas yang ditunjukkan menurut Ramli bisa berupa KTP, SIM, atau paspor yang masih berlaku.

Tanggal 15 Desember 2015 merupakan tenggat waktu yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, terkait dengan penegakkan Peraturan Menteri Nomor 23/Kemenkominfo/10/2005 yang salah satunya adalah kewajiban registrasi kartu prabayar.

Sebelumnya, pelanggan yang membeli kartu prabayar sebenarnya sudah diwajibkan untuk melakukan registrasi sejak 2005 lalu, namun dalam pelaksanaannya operator banyak menerima keluhan dari pelanggan.

Dalam perjalanannya memang banyak sekali hal-hal yang dilakukan opertoar demi melayani pelanggan, salah satunya fleksibilitas registrasi prabayar dihilangkan," ujar Mirza Fachys selaku Sekjen ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia) di kesempatan yang sama.

Demi menegakkan Peraturan Menteri ini, kini operator mewajibkan penjual kartu prabayar untuk mendata pembeli nomor baru. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya di mana pembeli yang diwajibkan melakukan registrasi.

Menurut Kalamullah Ramli, pendataan yang lebih terverifikasi ini berguna untuk mencegah penyalahgunaan penggunaan nomor prabayar.

"Banyak penyalahgunaan, sms spam, sekarang penjual dikasih identitas, nah pasangan identitas ini bisa kita ketahui sampai ke ujungnya kalau ada tindak pidana," ujar Ramli.

Selain itu, Ramli juga mengatakan aturan ini bisa memudahkan aparat penegak hukum dalam menegakkan peraturan.

Sent from my Redmi Note 2 using Tapatalk
[Image: angel_beats_by_littelangelkairi.gif]
Reply
#2
duh.. gimana nih kalau mau oprek2 sekarang... kalau sudah resmi,
kalau ketahuan pakai bug bisa di samperin beneran hah
Reply
#3
Ah paling juga ini cuma berlaku klo beli di galeri resmi aja,
gak yakin deh klo konter2 pulsa juga mau ikutan peraturan kaya gini...
kecuali klo dia mau sepi pembeli... wkwkwk....
ARIAL is a fake HELVETICA
Reply
#4
ayo2 buat petisi, bahaya dunia phreaker ni, udah suram tambah suram lg rrrgghh:
Reply
#5
kalo masalah sms spam, mending gratisan 1000sms sehari setelah kirim # sms diilangin aj, yang begituan gunanya cuma buat spam, diganti Rp. 25-50/sms pasti sms spam berkurang.
dan beberapa bulan terakhir satu"nya yang nyepam ke hape ane ya cuma indosat o.O mulai dari diskon kosmetik/es krim/dll, "terima kasih telah menjadi pelanggan...", "indosat berganti nama...", "nikmati gratis 30MB", "promo 4GB", "masa kartu akan segera habis", "bonus berlimpah" dan berbagai macam spam lainnya. buahaha

tapi kalo maunya pemerintah begitu ya nurut aj, mungkin dengan ini mereka bisa bongkar kasus korupsi, penyelundupan narkoba, terorisme, dan lain sebagainya /s
[Image: 0yiydbV.gif]
Reply
#6
jadi was-was kalo mau beli simcard baru buat mainan injek. takutnya jadi bisa dilacak.
pokil, proud to be a member of ForNesia Family since Aug 2014. dan saya suka Kimcil.
Reply
#7
tadi ane barusan beli perdana axis di konter pinggir jalan, ane suruh aktifin dia, gk adanya om suruh2 pake ktp segala buahaha
Reply
#8
wah ini sih tambah ribet aja. Smile

bisa aja dengan diberlakukanya peraturan seperti itu malah menimbulkan celah kejahatan baru. buahaha
klonengane proud to be a member of ForNesia Family since Nov 2014
Reply
#9
pret lah.. ketawaaa
banyak bacot BRTI
tertibin tuh sms spam, penipuan promosi operator, kuota mahal



[Image: lawet.gif]


Reply
#10
sbenernya sih maksudnya bagus biar mengurangi penipuan ! Tapi keknya g bakal dijalanin Wong merugikan Providernya wwkkww ntar kartu perdana mereka g laku2 donk ! terus susah kalo mereka mau menjual nomor perdana yang bundling ama modem atau HP namanya provider pasti maruk lagian susah integrasi data pendudukan sama data center provider ane yakin nih mah cuma tong kosong nantinya
AUOOOOOOOOOOOOOOOO 
Reply
#11
ane blm coba beli perdana baru, tapi tadi sempat baca di fb proses reg sekarang tambah ID konter, jd tinggal tanya/apalin aja ID-nya kl mau reg sendiri
jebe, proud to be a member of ForNesia Family since Jun 2014.
Reply
#12
operator tsel tiaphari nyepam ke ane enih,,, kdu d blokirrr,,,, buahaha

yg dftrin orang knter slalu dri dulu klo ane mah,,,,,, misal klo d tanya id data diri lupa g kbawa,,,,
kangsander, proud to be a member of ForNesia Family since Oct 2014. dan saya suka Kimcil.
Reply
#13
rencana mo nyoba nih beli kartu baru, mending di konter konter bodong aja buahaha daripada dikonter gede banyak cingcongnya ntar
habibparampaa, proud to be a member of ForNesia Family since Oct 2014. dan saya suka Kimcil.
Reply
#14
Udah jalan gan, masalahnya pas regis minta kode ID konter, tes kemarin beli ajiz baru

btw ga usah parno amat lah, sc tsel lama ane pake data asli semua (soalnya pernah rusak & ngurus ke grapari), di bawa gretongan setahun lebih maman2 aja, cuma ya itu akhirnya kena begal gprs wkwkkw , jadinya cuma buat sms telpon aja sampe sekarang
dzonex, proud to be a member of ForNesia Family since Jan 2014.
Reply
#15
kayak nya sementara aja ni.. kayak angat2 taik ayam tu.. buahaha buahaha
WOLES AJA BRAAY


[Image: images.jpg]
Reply
  


Possibly Related Threads...
Thread Author Replies Views Last Post
  [Share] Cara Lengkap Cek Nomor SIM Card Sudah Registrasi Apa Belum TeknoPedia 0 559 02-20-2018, 10:39 AM
Last Post: TeknoPedia
  [Info] 3 Alasan Penting Mengapa Kamu Wajib Download Windows 10 Bekool 33 5,528 11-03-2017, 04:28 PM
Last Post: labrax